Selasa, 5 Mei 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Rasa Nusantara MamaRasa Nusantara Mama
Rasa Nusantara Mama - Your source for the latest articles and insights
Beranda Berita Warga Kalideres Tolak Pembangunan Krematorium di L...
Berita

Warga Kalideres Tolak Pembangunan Krematorium di Lahan Fasilitas Umum

Warga Kalideres Tolak Pembangunan Krematorium di Lahan Fasilitas Umum Ruang Luwuk – Warga Kalideres  Rencana pembangunan krematorium di wilayah Kalideres menuai penolakan dari

Warga Kalideres Tolak Pembangunan Krematorium di Lahan Fasilitas Umum

Warga Kalideres Tolak Pembangunan Krematorium di Lahan Fasilitas Umum

Ruang Luwuk – Warga Kalideres  Rencana pembangunan krematorium di wilayah Kalideres menuai penolakan dari sejumlah warga. Mereka menilai lokasi yang direncanakan merupakan lahan fasilitas umum (fasum) yang seharusnya diperuntukkan bagi kepentingan sosial seperti ruang terbuka hijau atau sarana olahraga, bukan untuk fasilitas kremasi.

Alasan Penolakan Warga

Penolakan mencuat setelah warga mengetahui adanya rencana pembangunan krematorium di atas lahan yang selama ini tercatat sebagai fasilitas umum. Beberapa perwakilan warga menyatakan kekhawatiran terkait dampak lingkungan, sosial, dan psikologis jika krematorium berdiri di tengah permukiman padat.

“Kami bukan menolak keberadaan krematorium secara umum, tapi lokasinya tidak tepat. Ini kawasan padat penduduk dan dekat dengan sekolah serta tempat ibadah,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Selain itu, warga khawatir proses pembakaran jenazah dapat menimbulkan polusi udara dan bau yang mengganggu kenyamanan lingkungan.

Pertemuan dengan Pihak Pengembang

Perwakilan warga telah menggelar pertemuan dengan pihak pengembang serta aparatur kelurahan untuk menyampaikan keberatan. Dalam pertemuan tersebut, warga meminta agar rencana pembangunan ditinjau ulang dan dilakukan kajian dampak lingkungan secara transparan.

Pihak pengembang menyatakan bahwa proyek tersebut telah melalui prosedur administrasi dan perizinan awal. Mereka juga menegaskan bahwa krematorium modern dilengkapi teknologi penyaring asap dan sistem pengolahan emisi yang sesuai standar.

“Teknologi yang digunakan sudah ramah lingkungan dan memenuhi standar kesehatan. Tidak ada asap atau bau yang mencemari lingkungan,” jelas perwakilan pengembang.Rencana Pembangunan Dua Krematorium di Kalideres Ditolak Warga, Pemkot  Jakbar Janji Telusuri Perizinan - Kabar DKI

Baca Juga: Trump Beri Deadline 15 Hari Iran Balas Ancaman Tak Main main

Warga Kalideres Respons Pemerintah Daerah

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menyatakan akan menampung aspirasi warga dan memastikan seluruh proses perizinan sesuai aturan. Dinas terkait juga akan mengevaluasi status lahan, apakah benar tercatat sebagai fasilitas umum dan apakah penggunaannya sesuai peruntukan.

“Kami akan memastikan tidak ada pelanggaran tata ruang. Jika memang ada keberatan warga, akan dilakukan mediasi dan kajian ulang,” ujar pejabat pemerintah setempat.

Aspek Tata Ruang dan Regulasi

Dalam regulasi tata ruang, lahan fasilitas umum umumnya diperuntukkan bagi kepentingan publik yang bersifat sosial dan tidak komersial. Jika terjadi perubahan fungsi lahan, maka harus melalui prosedur perubahan rencana tata ruang dan persetujuan berbagai pihak, termasuk masyarakat sekitar.

Pengamat tata kota menilai pentingnya transparansi dalam proyek semacam ini. “Konflik sering muncul karena kurangnya sosialisasi sejak awal. Pemerintah dan pengembang harus terbuka dan melibatkan warga dalam proses perencanaan,” ujarnya.

Warga Kalideres Warga Siap Tempuh Jalur Hukum

Sebagian warga menyatakan siap menempuh jalur hukum jika aspirasi mereka tidak diindahkan. Mereka juga berencana mengajukan petisi resmi dan meminta dukungan DPRD setempat untuk menghentikan sementara proyek tersebut.

“Kami ingin dialog, bukan konflik. Tapi kalau memang tidak ada titik temu, kami akan memperjuangkan hak kami sesuai aturan hukum,” tegas salah satu perwakilan warga.

Kesimpulan

Penolakan pembangunan krematorium di Kalideres menunjukkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam perencanaan tata ruang. Warga meminta transparansi dan kepastian hukum terkait status lahan fasilitas umum yang direncanakan menjadi lokasi krematorium.

Tags: Lahan Fasilitas Umum Tolak Pembangunan Krematorium Warga Kalideres

Baca Juga: Ekonomi Kita