Ruang Luwuk — Seorang pria berinisial AM (35), sopir rental asal Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, tangkap aparat Polres Banggai setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap istri sirinya, RL (29). Pelaku diamankan setelah korban melaporkan peristiwa kekerasan yang dialaminya ke pihak kepolisian.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa malam (5/11/2025) di rumah kontrakan mereka di Kelurahan Mangkio Baru, Luwuk. Berdasarkan keterangan polisi, penganiayaan terjadi setelah terjadi cekcok antara pelaku dan korban yang pemicu masalah ekonomi rumah tangga.
Baca Juga : Ledakan Hebat di SMAN 72, 10 Korban Alami Luka Bakar, Polisi dan Tim Gegana Lakukan Penyelidikan Intensif
Pelaku tangkap Tanpa Perlawanan
Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Andi Rahman, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan pelaku berhasil mengamankan di wilayah Toili setelah sempat melarikan diri usai kejadian.
“Benar, kami telah mengamankan seorang pria berinisial AM yang diduga melakukan penganiayaan terhadap istrinya. Pelaku kami tangkap tanpa perlawanan pada Rabu malam,” ujar AKP Andi Rahman, Kamis (6/11/2025).
Menurutnya, dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku emosi setelah terlibat pertengkaran. Korban mengalami luka lebam kebagian wajah dan tangan akibat memukul menggunakan tangan kosong.
Korban Jalani Perawatan di RS
Usai kejadian, korban RL sempat mendapat pertolongan dari warga sekitar sebelum membawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
“Korban dalam kondisi stabil, namun masih mengalami trauma. Kami sudah lakukan visum untuk memperkuat proses hukum,” tambah Kasat Reskrim.
Pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pakaian korban yang berlumuran darah.
AKP Andi Rahman mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan rumah tangga dengan kekerasan.
“Kekerasan dalam rumah tangga adalah tindak pidana. Kami mengajak masyarakat untuk menahan emosi dan mencari jalan damai melalui komunikasi yang baik,” tegasnya.
Polisi berjanji akan terus memperketat patroli dan membuka ruang aduan bagi korban kekerasan rumah tangga.





