, ,

Kecelakaan Meningkat di Luwuk Selatan–Nambo, Pemerintah Diminta Bertindak Cepat

oleh -105 Dilihat
oleh

Ruang Luwuk – Ruas Jalan Luwuk Selatan–Nambo di Kabupaten Banggai kembali menjadi perhatian publik setelah tiga orang dilaporkan tewas akibat kecelakaan dalam satu bulan terakhir. Jalan yang menghubungkan pusat kota Luwuk dengan kawasan pesisir Nambo ini disebut sebagai salah satu titik rawan kecelakaan karena kondisi jalan yang menantang, volume kendaraan yang meningkat, serta minimnya penerangan di beberapa bagian.

RRI.co.id - Polisi Selidiki Kecelakaan Sebabkan Pemotor Asal Nambo Tewas
Kecelakaan Meningkat di Luwuk Selatan–Nambo, Pemerintah Diminta Bertindak Cepat

Warga yang tinggal di sekitar jalur tersebut mengaku semakin cemas, terutama saat malam hari. Beberapa kecelakaan yang terjadi melibatkan kendaraan roda dua dan roda empat yang tergelincir atau menabrak karena kurangnya visibilitas dan tikungan tajam.

Baca Juga : Kecelakaan Kembali Terjadi di Jalan Panjang Bubung Banggai

Kondisi Jalan Dinilai Berkontribusi Pada Kecelakaan

Sejumlah pengendara menilai, kondisi jalan yang sempit di beberapa titik menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan. Selain itu, beberapa bagian jalan masih memiliki kerusakan ringan hingga sedang, seperti permukaan bergelombang dan aspal yang mulai terkelupas. Pada malam hari, situasi diperparah oleh kurangnya lampu penerangan yang membuat pengendara sulit melihat jalan secara jelas.

Kawasan tanjakan dan tikungan menuju Nambo juga banyak dikeluhkan. Pengendara yang tidak familier dengan kondisi jalan kerap sulit mengendalikan kecepatan, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan. Beberapa warga menyebutkan bahwa kendaraan besar seperti truk pengangkut material kerap melintasi jalur tersebut, membuat risiko tabrakan semakin tinggi.

Tiga Korban Jiwa Dalam Sebulan, Pemerintah Diminta Bertindak

Dalam satu bulan terakhir, setidaknya tiga nyawa melayang di jalur ini. Dua di antaranya merupakan pengendara motor yang bertabrakan dengan kendaraan lain pada malam hari. Sementara satu korban lainnya tewas setelah terjatuh dan terpental akibat kehilangan kendali di tikungan.

Keluarga korban serta tokoh masyarakat menuntut tindakan cepat dari pemerintah daerah. Mereka meminta perbaikan jalan, pemasangan rambu lalu lintas, serta penerangan jalan umum di titik-titik kritis. Selain itu, warga berharap adanya patroli rutin dari kepolisian untuk menertibkan pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Pihak kepolisian lalu lintas Banggai mengakui bahwa jalur Luwuk Selatan–Nambo memang masuk kategori rawan kecelakaan. Mereka mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama pada malam hari atau ketika kondisi hujan yang membuat jalan licin. Polisi juga berjanji akan memperbanyak imbauan keselamatan berkendara melalui berbagai metode.

Upaya Perbaikan dan Harapan Masyarakat

Dinas Perhubungan dan Dinas PUPR Banggai disebut telah melakukan survei lapangan untuk mengidentifikasi titik rawan kecelakaan. Beberapa langkah yang akan ditempuh antara lain perbaikan jalan, pemasangan lampu penerangan, serta tambahan rambu peringatan di lokasi rawan tikungan dan turunan.

Masyarakat berharap evaluasi dan perbaikan ini dilakukan secepat mungkin. Ruas jalan Luwuk Selatan–Nambo merupakan jalur vital yang digunakan warga untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan. Dengan meningkatnya jumlah kecelakaan, keselamatan pengendara menjadi prioritas yang harus segera ditangani.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.