Luwuk – Motif pembunuhan Banggai akhirnya terungkap setelah polisi memeriksa saksi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kejadian tragis ini bermula ketika seorang pria berinisial WP (46) masuk ke kamar dua karyawan perempuan dalam kondisi telanjang. Korban yang memergokinya langsung mendapat serangan menggunakan senjata tajam karena pelaku tidak ingin aksinya diketahui.
Baca Juga: Profil Arif Nuryanta: Eks Ketua PN Jaksel Penerima Suap Rp 14,7 Miliar
Dita Aulia berusaha melarikan diri meski tubuhnya terluka akibat sabetan senjata tajam. Ia berhasil keluar dan meminta pertolongan warga setempat. Sementara itu, korban Andriyani tidak sempat kabur dan kehilangan nyawa di dalam kamar akibat sejumlah tusukan di bagian kepala.

Warga yang mendengar teriakan segera mendatangi lokasi. Mereka menangkap WP yang hanya memakai celana pendek biru. Rasa kesal membuat warga memberikan beberapa pukulan sebelum polisi tiba. Saat aparat datang, mereka langsung memborgol pelaku dan membawanya ke Mapolres Banggai untuk proses penyelidikan.
Baca Juga: IKM Luwuk Diminta Amankan Identitas Produk, Kemenkum Sulteng Perkuat Sosialisasi Merek
Menurut saksi Andre Firmansyah, warga mengetahui kejadian itu setelah mendengar teriakan Dita yang sudah berlumuran darah. Mereka kemudian menangkap pelaku dan menyerahkannya kepada petugas.
Keluarga korban Andriyani menjemput jenazah menggunakan perahu katinting untuk dibawa ke rumah duka di Desa Lumba-Lumba, Kecamatan Buko Selatan. Sementara itu, Dita kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Luwuk.
Kapolres Banggai AKBP Putu Hendra Binangkari menjelaskan bahwa saksi mendengar kegaduhan sekitar pukul 05.20 Wita di Mess Karyawan Toko All Swalayan. Saat memeriksa, mereka menemukan Dita berlari sambil meminta pertolongan, sedangkan Andriyani sudah tergeletak di tempat tidur.
Polisi menduga WP masuk untuk melakukan pencurian dengan kekerasan yang kemudian berujung pada kematian dan luka berat. Pelaku masih menjalani perawatan medis akibat amukan warga, sehingga belum memberi keterangan lengkap. Dengan temuan awal ini, motif pembunuhan Banggai semakin jelas dalam penyelidikan polisi.





