Sebaiknya Keramas Berapa Kali Seminggu agar Rambut Tetap Sehat? Ini Kata Ahli

oleh -135 Dilihat

Keramas Sehat

Panduan ahli berapa kali keramas yang baik untuk kesehatan rambutBanyak orang masih bingung menentukan berapa kali sebaiknya keramas dalam seminggu. Para ahli rambut menegaskan bahwa tidak ada angka pasti yang berlaku bagi semua orang, karena frekuensi ideal sangat dipengaruhi kondisi kulit kepala, jenis rambut, lingkungan kerja, hingga gaya hidup harian.

Mengapa frekuensi keramas penting?

Kulit kepala secara alami menghasilkan minyak alami yang disebut sebum. Minyak ini berfungsi melindungi rambut agar tetap lembap. Namun jumlah sebum dapat berbeda pada setiap orang. Jika terlalu sering keramas, minyak alami dapat hilang dan membuat rambut menjadi kering, bercabang, bahkan mudah rontok. Sebaliknya, jarang keramas dapat menyebabkan ketombe, gatal, dan rambut terlihat lepek.

Frekuensi ideal keramas menurut ahli

Secara umum, para dermatolog dan ahli trichology merekomendasikan keramas dua hingga tiga kali seminggu untuk kebanyakan orang. Namun, anjuran ini tidak bersifat mutlak. Individu dengan kulit kepala berminyak mungkin perlu keramas setiap hari atau setiap dua hari sekali, sementara mereka yang berambut kering cukup satu kali seminggu.

Aktivitas harian memengaruhi kebutuhan keramas

Bagi Anda yang beraktivitas di luar ruangan, mudah berkeringat, atau rutin berolahraga, frekuensi keramas biasanya menjadi lebih sering. Keringat, debu, dan polusi dapat menumpuk di kulit kepala sehingga membuat rambut mudah bau dan tidak nyaman. Dalam kondisi ini, keramas tambahan dengan sampo ringan dapat membantu menjaga kebersihan tanpa merusak tekstur rambut.

Jenis rambut dan perawatannya

Rambut keriting atau bergelombang cenderung lebih kering karena minyak alami sulit menyebar dari kulit kepala ke ujung rambut. Oleh sebab itu, pemilik rambut keriting biasanya hanya melakukan keramas satu hingga dua kali seminggu.

Sementara itu, rambut lurus lebih cepat terlihat berminyak karena minyak lebih mudah mengalir dari akar ke batang rambut. Maka, pemilik rambut lurus dapat melakukan keramas lebih sering, terutama jika aktif setiap hari.

Tanda-tanda Anda perlu lebih sering atau lebih jarang keramas

  • Perlu lebih sering: rambut cepat lepek, kulit kepala gatal, muncul ketombe basah, sering berkeringat, atau banyak terpapar polusi.
  • Perlu lebih jarang: rambut terasa sangat kering, mudah mengembang (frizzy), bercabang, atau tampak kusam akibat kehilangan kelembapan alami.

Saran ahli untuk menjaga kesehatan rambut

Agar rambut tetap sehat, para ahli menyarankan beberapa langkah berikut:

  • Gunakan sampo dengan formula ringan dan sesuai jenis kulit kepala.
  • Hindari keramas menggunakan air yang terlalu panas karena dapat merusak akar dan batang rambut.
  • Gunakan kondisioner pada batang hingga ujung rambut untuk menjaga kelembapan.
  • Batasi penggunaan alat styling panas seperti hair dryer atau catokan.
  • Lakukan hair mask atau perawatan deep conditioning secara rutin.

Dengan mengetahui kebutuhan rambut masing-masing, Anda dapat menyesuaikan frekuensi keramas agar rambut tetap sehat, kuat, dan berkilau secara alami.

Baca juga:
Hair Care — Wikipedia

Kategori: Lifestyle, Kesehatan
Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.