Ruang Luwuk — Universitas Tompotika (Untika) Luwuk resmi memulai tahapan pemilihan rektor (Pilrek) untuk masa jabatan 2025–2029. Tahapan awal ditandai dengan dibukanya pendaftaran bakal calon rektor yang dimulai pekan ini oleh panitia pemilihan.

Ketua Panitia Pilrek Untika, Dr. H. Muh. Yamin, M.Si, mengatakan bahwa proses pendaftaran dibuka selama satu pekan dan terbuka bagi dosen tetap Untika yang memenuhi syarat akademik dan administratif sesuai peraturan yayasan.
Baca Juga :59 Desa Rampungkan APBDes Perubahan, 82 Desa di Bangkep Masih Proses Evaluasi
“Kami mengundang seluruh dosen yang memenuhi kriteria untuk berpartisipasi. Proses ini akan berjalan transparan dan demokratis sesuai tata tertib yang telah disepakati,” ujar Yamin saat konferensi pers di kampus Untika, Rabu (12/11).
Menurutnya, panitia telah menetapkan beberapa tahapan penting dalam Pilrek kali ini, mulai dari penjaringan bakal calon, verifikasi berkas, penetapan calon tetap, hingga pelaksanaan pemilihan oleh senat universitas.
Proses Berlangsung Transparan dan Terbuka
Yamin menegaskan bahwa pihaknya menjamin setiap tahapan Pilrek berjalan secara terbuka dan dapat dipantau oleh sivitas akademika. Panitia juga akan mempublikasikan daftar bakal calon yang lolos verifikasi administrasi untuk menjamin akuntabilitas proses.
“Kami berkomitmen menjaga netralitas panitia. Tidak ada intervensi dari pihak manapun,” tambahnya.
Selain itu, calon rektor diharapkan mampu memaparkan visi-misi pengembangan Untika, termasuk strategi peningkatan akreditasi, digitalisasi layanan akademik, serta penguatan riset dan kerja sama antar perguruan tinggi.
Harapan Masyarakat Kampus
Sejumlah dosen dan mahasiswa menyambut baik dimulainya tahapan Pilrek. Mereka berharap proses berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa Untika ke arah yang lebih maju dan berdaya saing.
Nuraini, salah satu dosen Fakultas Ekonomi, mengatakan bahwa rektor baru diharapkan lebih responsif terhadap kebutuhan sivitas akademika dan dunia kerja.
“Kami butuh figur rektor yang visioner dan mampu memperluas jejaring kerja sama, terutama dalam bidang riset terapan dan inovasi daerah,” ujarnya.
Panitia menargetkan proses Pilrek dapat rampung sebelum akhir Desember 2025 agar rektor terpilih bisa segera dilantik pada awal tahun akademik 2026.





